Slayer memecat Dave Lombardo?!

Dave Lombardo

Hari Kamis, 21 Februari 2013 yang lalu, drummer Slayer, Dave Lombardo, memberikan pernyataan di laman Facebook yang isinya membuat para penggemar Slayer kaget. BENARKAH SLAYER MEMECAT DAVE LOMBARDO?!

Pernyataan Dave Lombardo yang berkaitan dengan rencana tur Slayer ke Australia tersebut berbunyi:

I want to personally apologize to all of our fans in Australia who have bought tickets for the tour expecting to see me in my usual place on the drums.

So that you all know the truth, as of the end of the business day on February 14th, I was notified that I would not be drumming for the tour in Australia. I’m saddened, and to be honest I am shocked by the situation.

Last year, I discovered 90% of Slayer’s tour income was being deducted as expenses including the professional fees paid to management, costing the band millions of dollars and leaving 10% or less to split amongst the four of us. In my opinion, this is not the way a band’s business should operate. I tried rectifying it by letting my band mates know, and Tom [Araya] and I hired auditors to figure out what happened, but I was denied access to detailed information and the necessary back up documents.

I spent the Christmas and New Year holidays realizing I had toured all over the world in 2012, but yet, had not been paid (except a small advance) or provided a proper accounting for a full year’s sweat and blood. On top of this, I was told that I would not be paid until I signed a long form contract which gave me no written assurance of how much or on what basis management would deduct commissions, nor did it provide me access to the financial budgets or records for review. It also forbade me to do interviews or make statements having to do with the band, in effect a gagging order.

Last Monday, I sat down with Kerry [King] and Tom to rehearse for Australia and to propose a new business model that I felt was the best way forward for Slayer to confidently protect itself so we could do what we do best . . . play for the fans. Kerry made it clear he wasn’t interested in making changes and said if I wanted to argue the point, he would find another drummer. On Thursday, I arrived at rehearsals at 1 pm as scheduled, but Kerry did not show. Rather, at 6:24 pm I received an email from the lawyers saying I was being replaced for the Australian dates.

I remain hopeful that we can resolve our issues. But once again, I sincerely apologize to all of our fans in Australia who spent their money expecting to see the 3 of us original Slayer members.

I look forward to seeing you in the future.

Sincerely,
Dave Lombardo

Singkatnya, secara pribadi Dave Lombardo meminta maaf kepada seluruh penggemar yang telah membeli tiket untuk menyaksikan konser Slayer di Australia karena ia tidak akan hadir di sana.

Dave menjelaskan bahwa pada tanggal 14 Februari 2013, ia menerima pemberitahuan dari manajemen Slayer bahwa ia tidak akan menabuh drum pada tur Australia. Ia sangat sedih dan kaget mengetahui hal tersebut.

Kemudian Dave mengemukakan tahun lalu ia menemukan bahwa 90% pendapatan Slayer dihitung sebagai pengeluaran termasuk professional fee yang dibayarkan untuk manajemen yang membebani band jutaan dolar dan hanya menyisakan kurang dari 10% untuk dibagi rata ke-4 personil band. Dave berpendapat bahwa menjalankan bisnis band tidak seharusnya demikian. Ia berusaha untuk memperbaikinya dengan memberitahu dengan personil band lainnya. Ia dan Tom Araya kemudian menyewa auditor untuk menyelidiki apa yang terjadi, namun ia tidak diberikan akses ke informasi detil dan dokumen pendukung.

Saat merayakan Natal dan Tahun Baru, Dave menyadari bahwa ia telah tur keliling dunia bersama Slayer sepanjang tahun 2012, namun belum dibayar, kecuali hanya dengan sedikit uang muka atau diberikan keterangan pendapatan yang diperoleh atas jerih payah setahun penuh. Dave diberitahu bahwa ia tidak akan dibayar hingga ia menandatangani kontrak yang tidak menyebutkan jaminan mengenai angka atau berdasarkan apa manajemen akan mengambil komisi atau memberikannya akses mengenai anggaran keuangan atau catatan apa pun untuk dipelajari. Kontrak tersebut juga tidak memperbolehkan Dave untuk menjawab pertanyaan pers atau memberikan pernyataan mengenai band.

Hari Senin yang lalu, Dave duduk bersama Kerry King dan Tom Araya untuk mempersiapkan tur Australia dan mengajukan model bisnis baru yang menurutnya terbaik untuk Slayer saat ini dan memberikan perlindungan agar mereka dapat memberikan yang terbaik untuk band, yaitu memuaskan para penggemar. Kerry menjelaskan bahwa ia sama sekali tidak tertarik untuk melakukan perubahan dan berkata bahwa jika Dave tidak sependapat, Kerry akan mencari drummer lain. Pada hari Kamis, sekitar pukul 13:00, Dave tiba di studio untuk berlatih seperti yang sudah dijadwalkan, namun Kerry tidak muncul. Pada pukul 18:24, Dave menerima email dari pengacara yang menyatakan bahwa posisinya untuk tur Australia telah diisi oleh orang lain.

Ia berharap agar mereka dapat menyelesaikan masalah ini dan kembali dirinya meminta maaf kepada seluruh penggemar Slayer yang telah membeli tiket dan berharap untuk bertemu dengan 3 personil utama Slayer.

 

Slayer

 

Keesokan harinya, manajemen mengeluarkan penyataan yang membantah apa yang telah dikatakan Dave Lombardo di laman Facebook-nya sebagai berikut :

Slayer confirms that Jon Dette (Testament) will drum for the band on its Australian tour that starts this Saturday, February 23 in Brisbane. As regards [to] Dave Lombardo’s Facebook post, Slayer does not agree with Mr. Lombardo’s substance or the timeline of the events, except to acknowledge that Mr. Lombardo came to the band less than a week before their scheduled departure for Australia to present an entirely new set of terms for his engagement that were contrary to those that had been previously agreed upon. The band was unable to reach an agreement on these new demands in the short amount of time available prior to leaving for Australia. There is more to the account than what Mr. Lombardo has offered, but out of respect to him, Slayer will not be commenting further. Slayer is grateful to its Australian fans for their understanding of this unfortunate last-minute change, and very much looks forward to seeing them at these shows.

Slayer menyatakan bahwa Jon Dette (Testament) akan mengisi posisi drummer pada tur Australia yang akan dimulai pada hari Sabtu, 23 Februari di Brisbane. Mengenai pernyataan Dave di laman Facebook-nya, Slayer tidak setuju dengan dirinya atau urutan kejadian, kecuali mengetahui bahwa Dave Lombardo baru bertemu dengan band kurang dari satu minggu sebelum jadwal keberangkatan ke Australia untuk mengajukan butir-butir perjanjian baru yang bertentangan dengan hal-hal yang sudah disepakati sebelumnya. Band tidak dapat menyetujui permintaan-permintaan tersebut dalam kurun waktu yang sempit karena persiapan keberangkatan ke Australia. Ada lebih penting dari apa yang Dave Lombardo telah ditawarkan, tetapi untuk menghormati dia, Slayer tidak akan berkomentar lebih lanjut. Slayer berterima kasih kepada penggemar Australia yang telah memahami tentang perubahan pada menit terakhir yang sangat disayangkan ini, dan sangat berharap untuk menyaksikan mereka di acara tersebut.

Sebagai penggemar Slayer, kami tidak ingin berpihak kepada siapa pun. Kami ingin agar semua personil kembali berdamai, terutama agar Jeff Hanneman dapat segera kembali bersama Slayer. Dan, Slayer dapat merilis album barunya di tahun 2013. SEMOGA! #BRINGSLAYERTOINDONESIA \m/

Sumber: Metal Injection – Dave Lombardo is OUT! | Metal Injection – Slayer release statement on Dave Lombardo drama

Kerry King jelaskan tertahannya album baru Slayer

Salah satu berita yang paling ditunggu para penggemar adalah dirilisnya album ke-12 Slayer (selain berita kapan Slayer akan konser di Indonesia, tentunya *curcol* *cc: Promotor*)

Sepertinya yang pernah diberitakan sebelumnya bahwa album atau EP tersebut akan dirilis pada tahun ini. Dalam wawancara terbaru dengan Eddie Trunk di acara NAMM 2013 yang lalu, Kerry King menjelaskan mengapa album baru tidak kunjung dirilis :

“We got two songs completed last year that I thought was going to come out before Mayhem. And since they didn’t, they’re just gonna be on the record. They’ve just gotta get mixed. We have another one that just needs vocals and leads, and then me and Dave are working on eight complete other ones that we haven’t demoed. We’ve just gotta go in…

“Tahun lalu kami telah menyelesaikan dua lagu di mana saya kira bisa dirilis sebelum kami tur Mayhem. Karena tidak jadi dirilis, maka dua lagu tersebut akan dimasukkan dalam album. Lagu-lagu itu perlu di-mixed. Kami punya satu lagu yang perlu ditambahkan vocal dan lead guitar, kemudian saya dan Dave (Lombardo) sedang mengerjakan delapan lagu lain yang belum dibuat demonya.

The whole hold-up now, as with every record we ever do, it seems like Rick Rubin changes distributors. And we’re kind of, like, left in limbo until he lands somewhere.

Kini semuanya tertahan, semua rekaman yang telah kami buat, sepertinya Rick Rubin berpindah distributor. Dan, kami seperti terombang ambing sampai dia menemukan yang tepat.

I mean, realistically, we’re without a deal, but we plan on staying with Rick. But, he’s working out his distribution, when that gets settled, we’ll be recording. So I am very comfortable saying it will be out this year.”

Sejujurnya kami belum membuat perjanjian apa pun, namun kami berencana untuk tetap bersama Rick (Rubin). Tapi, kini dia sedang berkonsentrasi pada masalah distribusi, ketika masalah itu beres, kami akan mulai rekaman. Jadi, saya sangat nyaman untuk mengatakan album baru akan keluar tahun ini.”

Video wawancara tersebut dapat dilihat di bawah :

Jadi, apakah kalian juga gak sabar menanti munculnya album ke-12 Slayer?